BAGILAH RUANG DI HATIMU 29 Januari 2008
Posted by nurdiyanti in artikel.Tags: hati, manejemen, masalah, ruang
2 comments
Sering kali, kita mengalami kesulitan dalam menghadapi masalah…
Bagaimana menempatkan dan menyelesaikannya dalam kapasitasnya masing-masing
Solusi yang bisa kita tempuh, salah satunya dengan membagi ruang-ruang di hati
Membagi setiap ruang sesuai dengan kapasitasnya…
Setiap permasalahan mempunyai karakteristiknya sendiri. Entah merupakan faktor yang mendorong dan menghambat penyelesaian masalah, peristiwa yang turut menyebabkan munculnya sebuah peristiwa, kondisi psikologis seseorang, kemampuan untuk menghadapi masalah dll.
Saat mendapatkan masalah, kita terbiasa menempatkan semua hal dalam satu tempat tanpa memilah terlebih dahulu. Akibatnya masalah yang ada justru bertambah kompleks dan membingungkan, bukan? Hal ini disebabkan kita mencampuradukkan semua masalah menjadi satu.
Tentu saja setiap orang hanya mempunyai satu hati. Tapi kita bisa menyiasatinya dengan membagi hati kita menjadi ruang-ruang tertentu sesuai dengan porsi masalah yang ada. Anda tidak perlu kawatir jika kehabisan tempat dalam hati andaJ karena hati merupakan representasi dari pikiran. Jika anda menganggap hati sempit, maka anda akan merasa kehabisan ruang dihati. Sebaliknya jika anda merasa hati anda luas, maka anda tidak akan pernah kehabisan ruang di hati.
Sebagai contoh, anda mempunyai masalah yang berkaitan dengan saudara anda, tentu saja anda tidak bisa mencampurkan masalah ini dengan masalah pekerjaan di kantor. Berpengaruh terhadap peran kita dalam lingkungan yang lain, tentu saja akan membawa dampak negatif. Kita menjadi semakin tertekan, masalah terlihat bertumpuk dan menjadi sulit mencari akar dan penyelesaian masalah.
Jika anda membagi hati dalam ruang-ruang, maka akan mudah mengontrol setiap hal yang ada. Anda bisa menempatkan masalah kuliah, di salah satu ruang yang khusus mengatasi masalah kuliah. Dengan begitu anda tidak akan merasa kewalahan dalam memikirkan segala permasalahan. Permasalahan pun tidak akan overlapping dan membuat kita bertambah bingung, kita bisa menyelesaikannya sesuai dengan konteks maslahnya.
Hati, memang digunakan sebagai tempat menimbang rasa. Sebagai salah satu tempat yang sering kali dijadikan acuan dalam mengambil keputusan selain faktor rasionalitas. Oleh karena itu kita harus hati-hati dan jangan menjadikan masalah yang ada sebagai beban. Hidup manusia pastilah ada ujiannya. Jika kita mampu menyelesaikannya maka kita akan mendapatkan hikamh dari peristiwa yang ada. Menjadikannya sebagai pengalaman dalam langkah hidup kita selanjutnya.
Jadi kalau anda merasa kesulitan dalam mengatasi permasalahan yang ada, maka anda dapat membaginya ke dalam ruang-ruang tertentu dihati anda,ok? Good luck!!!