Awali Sukses Anda dengan Menulis 19 Juni 2009
Posted by nurdiyanti in artikel.Tags: Benyamin Franklin, menulis, sukses
add a comment
“Jangan sembunyikan talenta-talentamu, karena semua talentamu itu diciptakan untuk digunakan. Apa gunanya sundial (penentu waktu menurut bayangan tongkat berdiri yang tertimpa sinar matahari) di tempat teduh?”
~ Benjamin Franklin
Sukses karena menulis? Kenapa tidak? Sekarang, banyak contoh orang yang sukses karena menulis. Menulis, bisa dijadikan sebagai salah satu profesi atau pegangan hidup. Menulis, jika ditekuni secara serius, sungguh bisa dijadikan sebagai sumber nafkah. Apa pun yang berkaitan dengan menulis, mulai dari editor, kolumnis, cerpenis, penyair, novelis, wartawan, penulis skenario, dsb. Kesemua pekerjaan tadi merupakan lahan potensial buat kita.
Kebanyakan orang sering kali lebih memilih jenis pekerjaan lain yang menjanjikan salary yang tetap. Padahal, jika mereka menyadari, sebenarnya menulis pun, jika ditekuni secara serius jelas bisa menghasilkan nilai yang lebih dari sekadar gaji tetap. Apalagi jika kita memilih menjadi penulis freelance, yakni bekerja secara mandiri dan tidak terikat dengan satu jenis pekerjaan. Hal ini tentu saja membawa beberapa keuntungan sekaligus. Misalnya:
1. Penghasilan kita akan semakin besar, seiring dengan banyaknya jumlah order yang kita terima.
2. Kita bisa memilih jenis pekerjaan yang ingin kita kerjakan.
3. Kita bisa mengatur jadwal kerja dan frekuensi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kita.
4. Kita tidak bekerja di bawah tekanan orang lain, sebagaimana yang terjadi jika kita bekerja pada orang lain.
5. Kita dapat bekerja berdasarkan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh klien.
6. Kita bisa membuat rencana pengembangan karier yang jelas, sesuai dengan apa yang kita cita-citakan.
Keuntungan-keuntungan ini belum tentu kita dapatkan jika kita bekerja pada orang lain.
Kita akan lebih termotivasi untuk meningkatkan karier kita dan bertanggung jawab atas apa yang kita kerjakan.
Meraih setiap kesuksesan—sebagaimana yang kita inginkan—tentu saja bukan hal yang mudah. Namun, itu juga bukan merupakan hal yang terlampau sulit untuk dilakukan. Perlu rencana dan evaluasi atas setiap langkah yang ingin kita capai. Kita bisa membuat need assesment yang tepat bagi diri kita sendiri. Need assesment ini berisi tujuan yang ingi kita capai, kelebihan, dan kekurangan kita dalam hal knowledge, skill, ability, others, atau yang lebih dikenal dengan KSAO.
Selain itu, need assesment juga berisi rencana apa saja yang ingin kita capai beserta waktu pelaksanaannya untuk mengatasi hambatan yang ada. Oleh karena itu, kita memang membutuhkan need assesment. Ini penting agar kita bisa mengontrol segala perilaku dan supaya kita bisa mencapai setiap goal kita.
Berbagai kisah sukses yang sering kita dengar, tentu saja menimbulkan motivasi bagi kita untuk meniru jejak mereka. Tetapi, tetap diperlukan lebih dari sekadar motivasi untuk sukses. Sukses tidak cukup dengan motivasi saja, tetapi juga perlu usaha dan tindakan nyata untuk meraihnya. Motivasi, jika tidak diiringi dengan tindakan nyata, pasti akan mudah hilang.
Kisah sukses yang patut kita tiru, salah satu contohnya ialah Benjamin Franklin. Franklin menuai kesuksesan dalam bidang bisnis, ilmu, politik, dan tak terkecuali dalam bidang sastra. Lahir di Boston, Massachussets, pada tanggal 17 Januari 1706, dari putra seorang pedagang dan pembuat lilin sederhana yang mempunyai tujuh belas anak. itu membuat kehidupannya tidak mudah. Setelah lulus dari sekolah yang ditempuh hanya dua tahun saja, ia mulai bekerja di bidang percetakan pada usia dua belas tahun.
Franklin meninggalkan rumah pada usia 17 tahun dan menjadi seorang montir percetakan di Philadhelpia. Kemudian ia pergi ke Inggris dan bekerja di berbagai toko atau percetakaan, dan tak lupa terus menabung. Berikutnya, ia membuka percetakan miliknya sendiri tahun 1726. Dua tahun setelah itu, ia menerbitkan Pennsylvania Gazette tahun 1731, dan mendirikan perpustakaan pertama di Amerika.
Profesinya sebagai wartawan merupakan eksperimen pertamanya dalam dunia tulis-menulis, yang pada tahun 1732 membuatnya menulis dan menerbitkan Poor Richard’s Almanack. Buku kumpulan cerita dan pengalaman kehidupannya itu berkisah tentang kehidupan, cinta, politik, dan kegiatan-kegiatan manusia pada umumnya. Poor Richard’s Almanack merupakan karya populer yang banyak berisi ungkapan-ungkapan, yang kemudian dikenang oleh banyak orang. Dalam masa senggangnya, Franklin belajar sendiri tentang beragam ilmu dan empat bahasa asing. Franklin juga menulis autobiografinya, sebuah karya yang paling fenomenal dan disukai banyak orang.
Kisah sukses Benyamin Franklin berawal dari tekadnya untuk menjadi yang terbaik. Ketika itu, Franklin mendapatkan reputasi sebagai yang paling terampil dan giat di kota itu. Keberaniannya jugalah yang membuat Perancis memberikan dukungan militer dan keuangan pada saat perang revolusi. Perang ini tercetus karena penolakan petisi yang mengupayakan melonggarnya kendali Inggris terhadap rakyat jajahannya.
Franklin pulalah yang menulis proklamasi kemerdekaan, Traktat Paris, Konstitusi Amerika Serikat, dan satu-satunya orang yang menandatangani ketiganya. Franklin meninggal pada tahun 1790, saat ia berusia 84 tahun. Pemakamannya dihadiri oleh banyak orang karena jasa-jasanya yang besar. Tidak saja bagi rakyat Amerika, tetapi juga untuk dunia, karena berbagai penemuan atau karyanya yang masih banyak digunakan hingga saat ini. Salah satunya adalah “Tungku Franklin”, lensa dengan fokus ganda, dan pistol cahaya.
Franklin sudah membukikan bahwa dari usaha percetakaan yang ditekuninya itu, ia berubah dari pemuda miskin menjadi jutawan pada umur empat puluhan. Franklin tidak hanya membangun mimpinya, tetapi juga mewujudkannya menjadi kenyataan. Semua itu dijalaninya dengan penuh semangat dan keyakinan akan kesuksesan yang akan ia raih. Walaupun ia juga mengalami banyak hambatan, kekecewaan, dan kegagalan, namun ia tak pernah menyerah.
Pada masa sekarang, di saat teknologi sudah semakin maju, fasilitas serba canggih serta informasi bisa diakses dengan mudah, harusnya itu semua merupakan modal yang sangat berharga buat siapa saja yang ingin meniru jejak sukses Benyamin Franklin. Buatlah target yang berbeda, dan bahkan melebihi Franklin, untuk memacu motivasi Anda. Franklin sudah membuktikan, bahwa apa pun latar belakang, tingkat pendidikan, dan status sosial seseorang, semuanya tidak bisa menghambat tekad seseorang untuk maju dan meraih kesuksesannya. Bagaimana dengan Anda? Selamat mencoba dan meraih kesuksesan Anda dengan menulis.[sn]
* Sofa Nurdiyanti adalah mahasiswa semester VI Fakultas Psikologi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Ia suka membaca buku dan saat ini aktif menulis di majalah “eksis”, sebuah wadah jurnalistik di fakultasnya. Tulisan-tulisannya tersebar di sejumlah website motivasi seperti www.andaluarbiasa.com, www.andriewongso.com, dan www.pembelajar.com. Ia juga tengah semangat berlatih supaya kelak mampu menjadi penulis dan trainer andal. Pos-el: nurrohmah_06[at]yahoo[dot]com. nurrohmah_06[at]yahoo[dot]com.
9 Manfaat Menulis Diari sebagai Terapi Kesuksesan 18 Februari 2009
Posted by nurdiyanti in artikel.Tags: diari, kunci, manfaat, menulis, sukses, terapi
7 comments
Menulis merupakan salah satu kegiatan yang paling spektakuler! Mengapa begitu? Banyak manfaat menulis yang bisa kita peroleh, termasuk sebagai terapi diri untuk meraih kesuksesan. Enggak percaya? Coba baca ulasan saya berikut ini.
Terapi! Satu kata yang identik dengan penyembuhan diri dan proses pernormalan kembali suatu kinerja tubuh sebagaimana mestinya, baik yang bersifat fisik maupun psikis. Terapi identik dilakukan oleh ahli klinis, seperti dokter, psikiater, maupun psikolog. Terapi digunakan sebagai langkah untuk mengaktifkan kembali kinerja tubuh yang dianggap mempunyai masalah. Jadi, terapi dimaksudkan agar mempercepat proses penyembuhan yang dilakukan oleh para ahli klinis tersebut.
Nah, kita pastinya mempunyai permasalahan dalam hidup, sedikit atau banyak. Masalah merupakan hal wajar yang dialami oleh setiap manusia. Jarang sekali ada orang yang tidak pernah mengalami masalah. Masalah akan membantu kita dalam mengembangkan diri dan membuat kita semakin survive (kemampuan bertahan hidup). Tidak ada hal berbeda yang dialami ketika kita menghadapi masalah. Perbedaannya terletak pada cara kita dalam menyelesaikan masalahnya. Banyak cara yang bisa digunakan untuk menyelesaikan sebuah masalah, salah satunya dengan menulis diari.
Hal yang perlu kita sadari adalah, tidak setiap hal yang bermasalah saja yang memerlukan terapi. Terapi dapat dilakukan setiap saat agar kita dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, dan juga sebagai hal yang berguna untuk merefleksikan setiap hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Orang kadang tidak bisa merasakan ada masalah yang muncul sampai dengan adanya hal destruktif (merusak), yang membuat kehidupan seseorang itu tidak stabil. Diperlukan sebuah kepekaan atau kesadaran diri, agar kita dapat merasakan hal-hal yang kiranya membuat kita tidak nyaman, serta membuat sebuah masalah baru yang sering kali tidak kita sadari.
Menulis diari ini merupakan kegiatan yang sangat populer bagi sebagian orang, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Dan, yang membuat hal ini menarik, diari merupakan hal yang tidak asing dalam kehidupan sehari-hari. Sedari kecil kita dibiasakan oleh orang tua kita untuk menulis diari. Hal yang ditulis biasanya merupakan kejadian sehari-hari yang berkesan bagi kita.
Pada waktu remaja pun, diari digunakan sebagai teman berbagi, sahabat, dan ajang untuk sharing semua peristiwa yang terjadi. Baik hal yang menyenangkan maupun saat-saat di mana seorang remaja mengalami rasa putus asa. Pada waktu dewasa, diari digunakan sebagi teman untuk menyelesaikan masalah, sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan, dsb.
Sebagian orang menganggap, manfaat menulis diari adalah untuk menuliskan peristiwa unik dan berkesan agar dapat dikenang dikemudian hari. Sebenarnya, ini bukan pendapat yang salah. Namun, ada satu hal yang tidak kita sadari ketika menulis diari, yaitu sebagai terapi diri yang efektif.
Mengapa dikatakan menulis sebagai terapi? Sebab, banyak manfaat menulis diari, yang dapat kita jadikan terapi diri secara berkala, yang berguna bagi pengembangan diri kita. Sebenarnya, ini bukan hal yang aneh lagi, karena dengan menulis diari kita bisa memetik banyak manfaat, antara lain:
1. Menghilangkan stres
Hal ini bisa dimengerti karena dengan menulis kita bisa mencurahkan perasaan kita tanpa takut diketahui orang lain. Tidak semua orang bisa dengan mudah menceritakan masalahnya pada orang lain. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh watak masing-masing orang. Pembagian kepribadian secara tradisional kita kenal ada dua, yaitu introvert dan ekstrovert. Introvert adalah orang yang memiliki tipe kepribadian tertutup, sedangkan ekstrovert adalah orang yang mempunyai kepribadian terbuka. Orang introvert tentu mengalami kesulitan dalam berbicara pada orang lain. Ini tentu saja mendatangkan kesulitan bagi orang introvert saat harus menyelesaikan masalahnya.
Dan, menulis diari adalah solusi tepat bagi orang berkepribadian introvert dalam membantu menghilangkan stres serta mengurangi beban pikirannya. Orang dengan kepribadian ekstrovert tentu akan lebih mudah dalam berbagi dengan orang lain. Namun, bukan berarti orang ekstrovert tidak memerlukan diari sebagai bagian dari terapi. Justru orang dengan kepribadian ekstrovert akan lebih mudah terbuka dan merefleksikan segala yang terjadi dalam dirinya, lebih jujur, dan mudah menemukan berbagai sisi, yang membuatnya dapat menemukan solusi dalam pemecahan masalahnya.
2 .Sebagai media merencanakan target yang ingin dicapai
Diari dapat kita gunakan untuk merencanakan hal-hal apa saja yang ingin kita capai di masa yang akan datang. Perencanaan ini dimaksudkan agar kita dapat meraih target yang diharapkan secara konkret. Dengan menuliskan berbagai hal yang ingin dicapai, itu akan membantu kita dalam memompa semangat dan meraih target tersebut. Kita akan senantiasa teringat setiap kali membuka buku diari, dan merasa berkewajiban untuk segera meraih target. Melalui perencanaan dapat kita analisis kelemahan dan kekurangan kita, serta berbagai hal lainnya yang diperlukan dalam meraih target tersebut.
3. Untuk menuliskan komitmen
Komitmen merupakan hal pokok yang diperlukan oleh setiap orang dalam meraih segala tujuan. Peneguhan janji dalam bentuk komitmen ini diperlukan agar kita senantiasa mempunyai tekad yang kuat dalam meraih tujuan kita. Apa jadinya sebuah tujuan tanpa komitmen yang kuat? Berbagai rencana jitu dan ide brilian pun akan menjadi percuma, hanya karena kita tidak mempunyai komitmen. Di saat berbagai rintangan dan hambatan yang menyertai kita, maka hal yang perlu kita ingat agar tidak putus asa ditengan jalan, adalah komitmen awal kita dalam meraih tujuan. Dengan menuliskannya, kita akan selalu teringat akan janji awal kita, sekaligus sebagai tameng dalam setiap kendala yang ada.
4. Sebagai pengontrol target
Menuliskan setiap perkembangan atas semua pencapaian target merupakan langkah selanjutnya setelah kita merencanakan dan berkomitmen dalam meraih setiap target kita. Menulis akan membantu kita dalam melihat hasil dari proses pencapaian usaha, yang kita lihat dengan target yang ingin kita capai. Dengan begitu, kita akan mudah mengetahui arah perkembangan kemajuan yang kita capai. Mengontrol setiap perkembangan yang dicapai akan membuat kita tidak menyimpang dari tujuan semula. Sering kali, dalam pencapaian suatu tujuan, di tengah jalan kita menemukan banyak pengembangan gagasan maupun ide. Hal ini tidaklah salah. Namun, terlalu banyak pengembangan justru semakin mengaburkan tujuan semula, dan arahnya pun menjadi tidak fokus. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat kontrol yang tepat dalam mencapai target yang diharapkan, yaitu diari.
5. Alat memformulasikan ide baru
Setelah menuliskan setiap perkembanngan yang terjadi dalam diari, tentu kita dapat melihat berbagai hal yang akan membuat kita menjadi lebih jeli dalam melihat segala hal yang terjadi. Ide dan rencana awal yang kita buat belum tentu sesuai dengan kondisi yang ada. Kondisi ini tentu saja membuat kita perlu menambah berbagai rencana baru yang sesuai dengan kondisi yang ada. Berarti, kita perlu menuliskan atau memformulasikan ide-ide atau gagasan yang baru. Hal ini dimaksudkan agar kita lebih mudah dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan mengatasi kekurangan yang ada, sehingga akan lebih mudah pula dalam mencapai target kita.
6. Sebagai gudang inspirasi
Diari adalah tempat untuk menuliskan berbagai ide yang muncul supaya memudahkan kita dalam menemukan solusi baru yang lebih efektif dalam menyelesaikan sebuah masalah. Diari adalah sumber inspirasi bagi pemunculan ide-ide baru. Ide baru yang muncul tentang cara mencapai target, komitmen, maupun mimpi baru yang ingin kita capai, tidak boleh dianggap remeh. Oleh karena itu, jangan pernah menyepelekan sebuah ide, meskipun pada awalnya kita menganggap ide itu tidak relevan dengan kenyataan. Tapi, bisa jadi ide awal tersebuat menjadi pemantik atau inspirasi bagi kita untuk menemukan sebuah solusi yang kreatif.
7. Alat penyimpan memori
Kemampuan manusia untuk mengingat peristiwa, pengetahuan, maupun hal unik lainnya tentu terbatas. Orang tentu tidak dapat mengingat semua kejadian yang berlangsung dalam hidupnya sekaligus. Bahkan, manusia jenius sekalipun tentu mengalami kelupaan untuk beberapa peristiwa dalam hidupnya. Keakuratan data dan peristiwa secara detail tidak dapat diingat oleh manusia secara persis. Maknya, diperlukan pencatatan supaya memudahkan kita dalam melakukan proses rehearsal (mengingat kembali memori yang kita simpan), dan mengambil hikmah atas setiap kejadian, karena tentu ada hikmah yang dapat kita petik dan dijadikan pelajaran berharga.
8. Alat memudahkan penyelesaian masalah
Setiap permasalahan yang berhasil kita selesaikan akan melatih kita dalam menyelesaikan masalah berikutnya. Cara penyelesaian masalah itu bisa saja menjadi acuan kita dalam menyelesaikan masalah serupa atau yang hampir sama. Memang, solusi atas sebuah permasalahan tidak dapat kita jadikan solusi atas masalah yang lainnya. Namun, setidaknya kita bisa mempelajari teknik pengambilan keputusan yang telah kita buat, dan supaya hal itu mempermudah kita dalam menyelesaikan masalah lainnya.
9. Sebagai media refleksi dan kebijkasanaan
Menuliskan segala perasaan, masalah, dan konflik yang terjadi dalam hidup akan membuat orang semakin bijaksana. Karena, dengan menulis diari kita akan belajar berkompromi dengan setiap masalah yang ada. Belajar memahami masalah dan tidak sekadar mengutamakan ego semata. Semakin banyak kita melibatkan proses menulis dalam menghadapi permasalahan, kita akan semakin peka, tidak terburu-buru, bijakasana, dan mampu menggunakan kepala yang dingin ketika memutuskan sesuatu. Karena, terkadang kita tidak dapat melihat masalah dengan jelas jika kita tidak memetakannya dalam tulisan. Dengan menulis, segala sisi persoalan akan terlihat lebih jelas, dan itu memudahkan kita dalam mencari solusinya.
Membiasakan menulis diari akan membuat kita lebih jeli dan terlatih dalam merumuskan dan menyelesaikan sebuah permasalahan. Sehingga, kita tidak akan terjebak pada satu masalah yang ada, tidak merasa tertekan, dan tidak menimbulkan distress (stres yang berakibat negatif bagi diri kita). Kita harus jeli dalam menghadapai masalah supaya bisa mengelola stres tersebut menjadi ustress (stres yang positif).
Jika kita berhasil mengelola stres negatif menjadi stres positif, kita bisa mengelola sisi kognitif (memori) dan sisi afektif (perasaan) sehingga sisi psikis kita tidak mengalami masalah yang berarti.
Berbagai manfaat menulis diari di atas sama faedahnya dengan terapi. Karena, terapi mempunyai fungsi sebagai media penyegaran dan penormalan kembali segala aktivitas tubuh. Oleh karena itu, terapi diri melalui menulis ini akan membuat kita semakin mudah mencerna segala permasalahan dengan lebih mudah dan efektif. Dengan begitu, maka akan mengurangi tingkat stres yang tentu saja mengganggu kinerja tubuh kita.
Ketika kita berhasil memecahkan sendiri masalah kita lewat menulis, sesungguhnya kita tidak membutuhkan psikiater maupun psikolog. Psikiater akan membantu kita menyelesaikan permasalahan dari segi medis, sedangkan psikolog akan mendengarkan dan membantu kita dalam mencari solusi yang tepat bagi diri kita sendiri. Yah, jadi kita sendirilah yang harus mencari solusi terbaik atas setiap permasalahan kita, karena kita juga yang lebih tahu akan kondisi sendiri. Orang lain hanya bertugas sebagai pendengar yang baik dan membantu kita agar dapat menemukan solusi sendiri, bukan mencarikan solusi bagi diri kita.
Masih banyak lagi manfaat menulis sebagai terapi diri. Anda akan menemukan banyak manfaat lainnya yang tentu saja berbeda dari orang lain, karena setiap orang mempunyai sudut pandang dan penilaian yang berbeda. Baik, semoga Anda dapat melakukan terapi diri dengan menulis diari, sehingga tidak mengalami distress yang dapat merusak keseimbangan psikologis Anda. Selamat menulis diari.[sn]