Doa Cinta

Berdiri memandang laut di penghujung cahaya

Menggetarkan sukma yang menepi di perbatasan jalan

Usai melewatkan semua rekam jejak yang menghimpit hati,

Kini aku memilih jalanku, tanpa keraguan

 

 

Allah, Penggenggam jiwaku

Inilah harapanku pada-Mu, Yang Maha Kuasa atas alam semesta

Aku ingin cinta yang mempermudah jalanku menuju cintaMu

Bukan cinta yang terbangun di atas gelimang dosa, karena MurkaMu padaku tak terelakkan lagi

Aku ingin cinta yang membuatku menepi dari penantian, pencarian, dan pengharapan

Cinta yang melegakan semua kekurangan yang senantiasa terbayang, yang melengkapi….

                                                                              

 

Sesederhana daur hidup daun yang hidup dan berakhir di pohon yang sama,

Beri aku jalan mewujudkan keputusan terakhirku, kali ini…

Aku ingin cinta yang membuatku semakin tabah dalam melangkah di sisa hidupku

Semakin membuatku tegar ketika jatuh, merasa yakin atas pilihan jalanku

Bukan cinta yang membuatku ragu di antara jarak kebahagiaan dan dosa

Aku ingin cinta yang direstui seluruh penghuni semesta

Yang gaung doanya membuatku merasa lega

 

 

Di antara gerak seluruh alam semesta yang tak kutahu

Kuyakin, Engkau mendengarku doaku….

Aku ingin cinta dalam kesederhanaan akan pengertian: syariatMu adalah penyempurna semua kegelisahnku

Yang membuatku semakin tabah membangun lapis demi lapis keimanan demi menahan diri sebelum tiba waktuku di purna bahagiaku

Aku ingin cinta yang membuatku mengerti bahwa segala yang telah kulewati adalah pendekat kebahagiaanku yang sesungguhnya, yang diridhoi oleh Rabb-ku Terkasih

 

Sungguh, kali ini Allah, aku mengharap kasih sayangMu untukku, lagi

Meski telah banyak yang telah Kau beri padaku, tapi kabulkanlah….

Aku ingin cinta yang setia menggenggam tangan dan menatapku dengan senyum kebahagiaan saat ia berkata: Jalan ke Surga akan terasa mudah oleh hadirmu, cinta

Dan tatapan cinta dan doaku di detik berikutnya adalah Allah, ijinkan aku mencintainya hingga ke Surga… Hanya dengannya saja.

 

 

Dan jika sudah tiba waktuku, saat aku masih setia dengan iman di dada, tak ada rasa malu karena bahagiaku terlepas dari dosa

Aku dan bahagiaku seutuhnya menantinya dengan kesetiaan memperbaiki diri demi indahnya pertemuan yang berujung Surga

 

 

Dan untuk segala laku salah yang tersembunyi di dasar hati dan terlihat olehmu, Allah….

Tolong bantu aku untuk menghapuskannya, agar tak terjadi lagi di langkahku nanti

Bantu aku, sekali lagi, dengan memaafkan segala dosa-dosaku yang bertebaran terbawa angin ke segala penjuru dunia

Biar semakin ringan langkahku menuju-Mu

 

 

Dan bila belum tiba waktuku, bantu aku Allah

Bantu aku menahan diri, agar terus lurus berjalan ke arahMu

Jangan lepaskan kasih sayang-Mu atasku, jangan kau cobai lagi

Bantu aku setia hingga akhir…

Kutak ingin menanggung derita tak berkesudahan hanya karena salah jalan, tak ingin, sungguh…

Sekali ini, aku ingin kisahku berakhir bahagia seperti indahnya Surga, rumah manusia yang sesungguhnya…

Semoga, Kau mengijinkan pengharapanku padaMu, hanya PadaMu saja tempat aku meminta Rabbi

 

 

Jagakarsa 12 Juli 2012

0:10

Last Edited: 15 Juli 2012

22:02

Note: Untuk semua yang menanti kebahagiaan cinta, jemputlah kebahagiaanmu dengan perbaikan diri tiada henti. Jangan merasa lelah dan pudar percayamu di jalan kebenaran yang telah ditunjukkan oleh Sang Nabi Terakhir:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s