Lontong Balap

Y: “Dik, suka lontong balap g? Makan lontong balap aja ya daripada keliling lagi.”
A: “Oke.”
A bertanya pada penjual lontong balap: “Pak, nggak usah pakai tauge, ya!”
P: “Kalau nggak pakai tauge, namanya bukan lontong balap, Mbak.”
Y: “Namanya lontong macet, Pak,” sahutnya membela bapak penjual lontong.
A: “Oke, saya mau Pak pakai tauge, tapi taugenya matang, kan? Saya nggak bisa makan tauge mentah,” balas A memastikan.
P: “Iya, matang kok Pak.”
Beberapa saat kemudian….
A: “Mas, ini banyak banget….”
Y: “Taruh aja di piringku yang kamu nggak bisa makan.”
A memindahkan sebagian lontong balapnya ke piring Y.
Y: “Kamu makan apa kalau ditaruh banyak gini ke piringku?”
A: “Aku makan yang ada di piringku.”

Note: Teman makan yang tepat akan membuatmu bisa makan makanan yang tidak kamu sukai di mana pun tempatnya.

One thought on “Lontong Balap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s